WAAAAAAAAAA......
aliran2 sesat makin banyak aja sekarang...
TAPI,,
jangan takut,,ni ada sedikit tips supaya ngga kecantol aliran2 sesat tsb...
Kiat Tangkal ALIRAN SESAT
-pahami dengan baik aqidah islam dengan memegang teguh Al-quran dan sunnah.
-klo pengen belajar agama ma guru agama atau pengajar agama,, kita harus tau banged identitas guru tsb,,jangan sampe salah pilih.
-model pengajaran islam yang benar,umumnya cara pengajarannya terbuka ada diskusi dan teruji. Hindari pengajian yang diadakan di tempat tertutup sembunyi-sembunyi,dan diikuti sedikit peserta.
-bagi kamu2 yang berpegang pada ahlus sunnah wal jama'ah, sudah jelas ada standar dan ukurannya. Misalnya kita beriman kepada Allah SWT, kita beriman kepada Al-quran, dan beriman kepada sunnah Rasulullah SAW. kita sudah meyakini tidak ada lagi nabi setelah Nabi Muhammad SAW.. kalau nabi saja tidak, apalagi rasul...!!!
diambil dari : tabloid REPUBLIKA,,dialog jum'at,,tgl 2 nov 2007
SEMOGA BLOG INI BERMANFAAT,,,amin
Selasa, 13 November 2007
Kiat Tangkal ALIRAN SESAT
WAAAAAAAAAA......
aliran2 sesat makin banyak aja sekarang...
TAPI,,
jangan takut,,ni ada sedikit tips supaya ngga kecantol aliran2 sesat tsb...
Kiat Tangkal ALIRAN SESAT
-pahami dengan baik aqidah islam dengan memegang teguh Al-quran dan sunnah.
-klo pengen belajar agama ma guru agama atau pengajar agama,, kita harus tau banged identitas guru tsb,,jangan sampe salah pilih.
-model pengajaran islam yang benar,umumnya cara pengajarannya terbuka ada diskusi dan teruji. Hindari pengajian yang diadakan di tempat tertutup sembunyi-sembunyi,dan diikuti sedikit peserta.
-bagi kamu2 yang berpegang pada ahlus sunnah wal jama'ah, sudah jelas ada standar dan ukurannya. Misalnya kita beriman kepada Allah SWT, kita beriman kepada Al-quran, dan beriman kepada sunnah Rasulullah SAW. kita sudah meyakini tidak ada lagi nabi setelah Nabi Muhammad SAW.. kalau nabi saja tidak, apalagi rasul...!!!
diambil dari : tabloid REPUBLIKA,,dialog jum'at,,tgl 2 nov 2007
aliran2 sesat makin banyak aja sekarang...
TAPI,,
jangan takut,,ni ada sedikit tips supaya ngga kecantol aliran2 sesat tsb...
Kiat Tangkal ALIRAN SESAT
-pahami dengan baik aqidah islam dengan memegang teguh Al-quran dan sunnah.
-klo pengen belajar agama ma guru agama atau pengajar agama,, kita harus tau banged identitas guru tsb,,jangan sampe salah pilih.
-model pengajaran islam yang benar,umumnya cara pengajarannya terbuka ada diskusi dan teruji. Hindari pengajian yang diadakan di tempat tertutup sembunyi-sembunyi,dan diikuti sedikit peserta.
-bagi kamu2 yang berpegang pada ahlus sunnah wal jama'ah, sudah jelas ada standar dan ukurannya. Misalnya kita beriman kepada Allah SWT, kita beriman kepada Al-quran, dan beriman kepada sunnah Rasulullah SAW. kita sudah meyakini tidak ada lagi nabi setelah Nabi Muhammad SAW.. kalau nabi saja tidak, apalagi rasul...!!!
diambil dari : tabloid REPUBLIKA,,dialog jum'at,,tgl 2 nov 2007
DO'A
ya Allah ya tuhan kami,ampunilah kami,,
permudahkan hati kami untuk dapat memahami kehendakmMU,,
memahami akan ilmu-ilmuMu,,
agar kami selamat dunia akhirat...AMIN
ya Allah,,tiada yang mudah selain yang Kau mudahkan
dan Kau jadikan kesusahan itu mudah
jika Engkau menghendakinya jadi mudah,,,AMIN
YA Allah,,jangan biarkan hati kami kosong,,
isilah dengan asma dan tauhidMU,,
sirami kami cinta dan kasihMU,,
agar hati kami tentram ditengah berbagai UJIAN...AMIN
permudahkan hati kami untuk dapat memahami kehendakmMU,,
memahami akan ilmu-ilmuMu,,
agar kami selamat dunia akhirat...AMIN
ya Allah,,tiada yang mudah selain yang Kau mudahkan
dan Kau jadikan kesusahan itu mudah
jika Engkau menghendakinya jadi mudah,,,AMIN
YA Allah,,jangan biarkan hati kami kosong,,
isilah dengan asma dan tauhidMU,,
sirami kami cinta dan kasihMU,,
agar hati kami tentram ditengah berbagai UJIAN...AMIN
Senin, 05 November 2007
SILATURRAHMI
Menurut Rasulullah, Allah SWT akan melapangkan rezeki orang yang suka menyambung tali silaturahmi. Allah juga akan memanjangkan umur kepadanya
Muhammad Baqir ra pernah mendapat wasiat dari ayahnya (Imam Zainul Abidin, ra). Ia (kata Baqir) telah berwasiat kepadaku, “Janganlah duduk bersama lima jenis manusia. Jangan berbicara kepada mereka, bahkan jangan berjalan bersama mereka, meskipun tidak disengaja.
Pertama, Orang Fasik. Karena ia akan menjualmu hanya untuk sesuap makanan.
Kedua, Orang Bakhil. Karena ia akan memutuskan hubungan di saat kita kita memerlukan.
Ketiga, Pembohong. Karena ia akan menipumu. Karena ia akan senantiasa menipumu.
Keempat, Orang Bodoh. Karena ia berkeinginan memberikan manfaat bagimu, namun karena kebodohannya, ia jutru merugikanmu.
Kelima, Orang yang memutuskan tali silaturahmi. Karenanya, janganlah berdekatan dengannya.
Orang yang menyambung silaturahmi akan mendapat balasan di dunia berupa: kedekatan kepada Allah, rezekinya diluaskan, umurnya dipanjangkan, rumahnya dimakmurkan, tercegah dari mati dengan cara tidak baik, dicintai Allah dan dicintai keluarganya.
Yang lebih penting dari itu semua, di akhirat kelak, ia akan mendapat balasan surga dari Allah SWT: Rasulullah ditanya oleh seorang sahabat, "Wahai Rasulullah kabarkanlah kepadaku amal yang dapat memasukkan akan ke surga". Rasulullah menjawab; "Engkau menyembah Allah, jangan menyekutukan-Nya dengan segala sesuatu, engkau dirikan shalat, tunaikan zakat dan engkau menyambung silaturahmi". (HR. Bukhari).
Muhammad Baqir ra pernah mendapat wasiat dari ayahnya (Imam Zainul Abidin, ra). Ia (kata Baqir) telah berwasiat kepadaku, “Janganlah duduk bersama lima jenis manusia. Jangan berbicara kepada mereka, bahkan jangan berjalan bersama mereka, meskipun tidak disengaja.
Pertama, Orang Fasik. Karena ia akan menjualmu hanya untuk sesuap makanan.
Kedua, Orang Bakhil. Karena ia akan memutuskan hubungan di saat kita kita memerlukan.
Ketiga, Pembohong. Karena ia akan menipumu. Karena ia akan senantiasa menipumu.
Keempat, Orang Bodoh. Karena ia berkeinginan memberikan manfaat bagimu, namun karena kebodohannya, ia jutru merugikanmu.
Kelima, Orang yang memutuskan tali silaturahmi. Karenanya, janganlah berdekatan dengannya.
Orang yang menyambung silaturahmi akan mendapat balasan di dunia berupa: kedekatan kepada Allah, rezekinya diluaskan, umurnya dipanjangkan, rumahnya dimakmurkan, tercegah dari mati dengan cara tidak baik, dicintai Allah dan dicintai keluarganya.
Yang lebih penting dari itu semua, di akhirat kelak, ia akan mendapat balasan surga dari Allah SWT: Rasulullah ditanya oleh seorang sahabat, "Wahai Rasulullah kabarkanlah kepadaku amal yang dapat memasukkan akan ke surga". Rasulullah menjawab; "Engkau menyembah Allah, jangan menyekutukan-Nya dengan segala sesuatu, engkau dirikan shalat, tunaikan zakat dan engkau menyambung silaturahmi". (HR. Bukhari).
Sikap memaafkan & manfaatnya
Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh. (QS. Al Qur'an, 7:199)
Dalam ayat lain Allah berfirman:
"...dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An Nuur, 24:22)
Mereka yang tidak mengikuti ajaran mulia Al Qur'an akan merasa sulit memaafkan orang lain. Sebab, mereka mudah marah terhadap kesalahan apa pun yang diperbuat. Padahal, Allah telah menganjurkan orang beriman bahwa memaafkan adalah lebih baik:
... dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. At Taghaabun, 64:14)
Juga dinyatakan dalam Al-Quran bahwa pemaaf adalah sifat mulia yang terpuji. "Tetapi barang siapa bersabar dan memaafkan, sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia." (Qur'an 42:43)
Berlandaskan hal tersebut, kaum beriman adalah orang-orang yang bersifat memaafkan, pengasih dan berlapang dada, sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur'an, "...menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain." (QS. Ali 'Imraan, 3:134)
Pemahaman orang-orang beriman tentang sikap memaafkan sangatlah berbeda dari mereka yang tidak menjalani hidup sesuai ajaran Al-Quran. Meskipun banyak orang mungkin berkata mereka telah memaafkan seseorang yang menyakiti mereka, namun perlu waktu lama untuk membebaskan diri dari rasa benci dan marah dalam hati mereka. Sikap mereka cenderung menampakkan rasa marah itu. Di lain pihak, sikap memaafkan orang-orang beriman adalah tulus. Karena mereka tahu bahwa manusia diuji di dunia ini, dan belajar dari kesalahan mereka, mereka berlapang dada dan bersifat pengasih. Lebih dari itu, orang-orang beriman juga mampu memaafkan walau sebenarnya mereka benar dan orang lain salah. Ketika memaafkan, mereka tidak membedakan antara kesalahan besar dan kecil. Seseorang dapat saja sangat menyakiti mereka tanpa sengaja. Akan tetapi, orang-orang beriman tahu bahwa segala sesuatu terjadi menurut kehendak Allah, dan berjalan sesuai takdir tertentu, dan karena itu, mereka berserah diri dengan peristiwa ini, tidak pernah terbelenggu oleh amarah.
Menurut penelitian terakhir, para ilmuwan Amerika membuktikan bahwa mereka yang mampu memaafkan adalah lebih sehat baik jiwa maupun raga. Orang-orang yang diteliti menyatakan bahwa penderitaan mereka berkurang setelah memaafkan orang yang menyakiti mereka. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang belajar memaafkan merasa lebih baik, tidak hanya secara batiniyah namun juga jasmaniyah. Sebagai contoh, telah dibuktikan bahwa berdasarkan penelitian, gejala-gejala pada kejiwaan dan tubuh seperti sakit punggung akibat stress [tekanan jiwa], susah tidur dan sakit perut sangatlah berkurang pada orang-orang ini.
Para peneliti percaya bahwa pelepasan hormon stres, kebutuhan oksigen yang meningkat oleh sel-sel otot jantung, dan kekentalan yang bertambah dari keeping-keping darah, yang memicu pembekuan darah menjelaskan bagaimana kemarahan meningkatkan peluang terjadinya serangan jantung. Ketika marah, detak jantung meningkat melebihi batas wajar, dan menyebabkan naiknya tekanan darah pada pembuluh nadi, dan oleh karenanya memperbesar kemungkinan terkena serangan jantung.
Memaafkan, adalah salah satu perilaku yang membuat orang tetap sehat, dan sebuah sikap mulia yang seharusnya diamalkan setiap orang.
Permasalahan tentang kemarahan jangka panjang atau yang tak berkesudahan adalah kita telah melihatnya menyetel ulang sistem pengatur suhu di dalam tubuh. Ketika Anda terbiasa dengan kemarahan tingkat rendah sepanjang waktu, Anda tidak menyadari seperti apa normal itu. Hal tersebut menyebabkan semacam aliran adrenalin yang membuat orang terbiasa. Hal itu membakar tubuh dan menjadikannya sulit berpikir jernih - memperburuk keadaan.
SO,,,JNGN MRAH2 YA......SABAR2
Dalam ayat lain Allah berfirman:
"...dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An Nuur, 24:22)
Mereka yang tidak mengikuti ajaran mulia Al Qur'an akan merasa sulit memaafkan orang lain. Sebab, mereka mudah marah terhadap kesalahan apa pun yang diperbuat. Padahal, Allah telah menganjurkan orang beriman bahwa memaafkan adalah lebih baik:
... dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. At Taghaabun, 64:14)
Juga dinyatakan dalam Al-Quran bahwa pemaaf adalah sifat mulia yang terpuji. "Tetapi barang siapa bersabar dan memaafkan, sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia." (Qur'an 42:43)
Berlandaskan hal tersebut, kaum beriman adalah orang-orang yang bersifat memaafkan, pengasih dan berlapang dada, sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur'an, "...menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain." (QS. Ali 'Imraan, 3:134)
Pemahaman orang-orang beriman tentang sikap memaafkan sangatlah berbeda dari mereka yang tidak menjalani hidup sesuai ajaran Al-Quran. Meskipun banyak orang mungkin berkata mereka telah memaafkan seseorang yang menyakiti mereka, namun perlu waktu lama untuk membebaskan diri dari rasa benci dan marah dalam hati mereka. Sikap mereka cenderung menampakkan rasa marah itu. Di lain pihak, sikap memaafkan orang-orang beriman adalah tulus. Karena mereka tahu bahwa manusia diuji di dunia ini, dan belajar dari kesalahan mereka, mereka berlapang dada dan bersifat pengasih. Lebih dari itu, orang-orang beriman juga mampu memaafkan walau sebenarnya mereka benar dan orang lain salah. Ketika memaafkan, mereka tidak membedakan antara kesalahan besar dan kecil. Seseorang dapat saja sangat menyakiti mereka tanpa sengaja. Akan tetapi, orang-orang beriman tahu bahwa segala sesuatu terjadi menurut kehendak Allah, dan berjalan sesuai takdir tertentu, dan karena itu, mereka berserah diri dengan peristiwa ini, tidak pernah terbelenggu oleh amarah.
Menurut penelitian terakhir, para ilmuwan Amerika membuktikan bahwa mereka yang mampu memaafkan adalah lebih sehat baik jiwa maupun raga. Orang-orang yang diteliti menyatakan bahwa penderitaan mereka berkurang setelah memaafkan orang yang menyakiti mereka. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang belajar memaafkan merasa lebih baik, tidak hanya secara batiniyah namun juga jasmaniyah. Sebagai contoh, telah dibuktikan bahwa berdasarkan penelitian, gejala-gejala pada kejiwaan dan tubuh seperti sakit punggung akibat stress [tekanan jiwa], susah tidur dan sakit perut sangatlah berkurang pada orang-orang ini.
Para peneliti percaya bahwa pelepasan hormon stres, kebutuhan oksigen yang meningkat oleh sel-sel otot jantung, dan kekentalan yang bertambah dari keeping-keping darah, yang memicu pembekuan darah menjelaskan bagaimana kemarahan meningkatkan peluang terjadinya serangan jantung. Ketika marah, detak jantung meningkat melebihi batas wajar, dan menyebabkan naiknya tekanan darah pada pembuluh nadi, dan oleh karenanya memperbesar kemungkinan terkena serangan jantung.
Memaafkan, adalah salah satu perilaku yang membuat orang tetap sehat, dan sebuah sikap mulia yang seharusnya diamalkan setiap orang.
Permasalahan tentang kemarahan jangka panjang atau yang tak berkesudahan adalah kita telah melihatnya menyetel ulang sistem pengatur suhu di dalam tubuh. Ketika Anda terbiasa dengan kemarahan tingkat rendah sepanjang waktu, Anda tidak menyadari seperti apa normal itu. Hal tersebut menyebabkan semacam aliran adrenalin yang membuat orang terbiasa. Hal itu membakar tubuh dan menjadikannya sulit berpikir jernih - memperburuk keadaan.
SO,,,JNGN MRAH2 YA......SABAR2
Selasa, 14 Agustus 2007
Bahaya Mengkhianati Amanah
Amanah kepemimpinan di mata seorang muslim adalah sangat berat. Amanah yang akan menjadi penyesalan di akhirat kelak. Betapa tidak, jika seorang pemimpin tidak menjalankan amanahnya, mengingkari janjinya dan menipu rakyatnya maka ia diharamkan masuk surga alias selamanya di neraka. Salah seorang sahabat merasa perlu untuk segera menyampaikan hadits ini kepada umat terkait hal besar ini. Rasulullah saw. mengancam pemimpin yang menyelewengkan jabatannya, mengkhianati amanah rakyatnya dengan ancaman yang berat.
قَالَ عَادَ عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ زِيَادٍ مَعْقِلَ بْنَ يَسَارٍ الْمُزَنِيَّ فِي مَرَضِهِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ فَقَالَ مَعْقِلٌ إِنِّي مُحَدِّثُكَ حَدِيثًا سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ عَلِمْتُ أَنَّ لِي حَيَاةً مَا حَدَّثْتُكَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ عَبْدٍ يَسْتَرْعِيهِ اللَّهُ رَعِيَّةً يَمُوتُ يَوْمَ يَمُوتُ وَهُوَ غَاشٌّ لِرَعِيَّتِهِ إِلَّا حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ
Diriwayatkan dari Ma’qil bin Yasar, ia berkata kepada Ubaidah bin Ziyad pada saat sakit menjelang wafatnya, “Kalau bukan karena sakit yang akan membawa kematian ini, saya tidak akan menceritakan kepadamu, bahwa saya mendengar Rasulullah saw bersabda, “Tidaklah seseorang yang diberi amanah Allah untuk memimpin rakyatnya, sedangkan ia meninggal dunia dalam keadaan menipu rakyatnya, kecuali Allah haramkan baginya masuk surga.” (Sahih Muslim, hadits ke 3409, Jilid 9, hal 349).
Semoga kita terhindar dari ancaman di atas, dan semoga kita mendapatkan seorang pemimpin yang akan mengantarkan dirinya dan kita semua ke surga. Amien.
قَالَ عَادَ عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ زِيَادٍ مَعْقِلَ بْنَ يَسَارٍ الْمُزَنِيَّ فِي مَرَضِهِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ فَقَالَ مَعْقِلٌ إِنِّي مُحَدِّثُكَ حَدِيثًا سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ عَلِمْتُ أَنَّ لِي حَيَاةً مَا حَدَّثْتُكَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ عَبْدٍ يَسْتَرْعِيهِ اللَّهُ رَعِيَّةً يَمُوتُ يَوْمَ يَمُوتُ وَهُوَ غَاشٌّ لِرَعِيَّتِهِ إِلَّا حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ
Diriwayatkan dari Ma’qil bin Yasar, ia berkata kepada Ubaidah bin Ziyad pada saat sakit menjelang wafatnya, “Kalau bukan karena sakit yang akan membawa kematian ini, saya tidak akan menceritakan kepadamu, bahwa saya mendengar Rasulullah saw bersabda, “Tidaklah seseorang yang diberi amanah Allah untuk memimpin rakyatnya, sedangkan ia meninggal dunia dalam keadaan menipu rakyatnya, kecuali Allah haramkan baginya masuk surga.” (Sahih Muslim, hadits ke 3409, Jilid 9, hal 349).
Semoga kita terhindar dari ancaman di atas, dan semoga kita mendapatkan seorang pemimpin yang akan mengantarkan dirinya dan kita semua ke surga. Amien.
Pesan-pesan
Hidupah engkau seberapa lamanya,
namun engkau pasti akan mati.
.
Cintailah siapa saja yang engkau suka,
namun engkau pasti akan berpisah dengannya.
.
Berbuatlah semaumu,
namun engkau pasti akan mendapatkan balasannya.
.
Barangsiapa yang ridho dengan rizki yang telah Allah berikan,
maka ia akan tenang dunia akhirat.
.
Barangsiapa dapat menundukkan nafsu syahwatnya, maka ia
menjadi orang yang mulia di dunia dan akhirat.
.
Barangsiapa merasa cukup, sehingga tidak mengharapkan pemberian
orang lain, maka dia akan selamat di dunia dan akhirat.
.
Barangsipa dapat memelihara lisannya,
maka dia akn selamat di duni dan akhirat.
.
(Imam Nawawi al Bantani)
"Tekadku Hari Ini"
Aku nga tau kapan kematian menjemputku. Bisa jadi hari ini aku meninggalkan dunia ini. Oleh karena itu pada hari ini aku akan memperhatikan diri,memperbaiki penampilanku,aku akan mudah tersenyum dan lebih ramah kepada orang lain.
Pada hari ini aku akan berusaha untuk melaksanakan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yg dilarang oleh Allah.
Pada hari ini aku bertekad untuk melaksanakan shalat wajib tepat pada waktunya. Aku juga akan berusaha menambah pahala dengan melakukan hal2 yg sunnah seperti shalat sunnah dan rajin membaca al-Quran.
Aku juga akan membaca buku2 yg berguna bagi peningkatan akhlak dan kemampuanku. Dan Aku akan merenungi kehidupan dunia, belajar dengan rajin, bekerja dengan giat(klo udh krja) dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain.
Pada hari ini aku akan berusaha menanam pohon kebaikan, mencabut akar2 kejahatan, menghilangkan penyakit hati seperti iri hati, dengki, dan prasangka buruk.
mule skrng kamu2 pada bertekad sprti ini doong..!!! tapi,,jangan cuma bertekad doang,,usaha juga dooong.....ya nga...
Pada hari ini aku akan berusaha untuk melaksanakan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yg dilarang oleh Allah.
Pada hari ini aku bertekad untuk melaksanakan shalat wajib tepat pada waktunya. Aku juga akan berusaha menambah pahala dengan melakukan hal2 yg sunnah seperti shalat sunnah dan rajin membaca al-Quran.
Aku juga akan membaca buku2 yg berguna bagi peningkatan akhlak dan kemampuanku. Dan Aku akan merenungi kehidupan dunia, belajar dengan rajin, bekerja dengan giat(klo udh krja) dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain.
Pada hari ini aku akan berusaha menanam pohon kebaikan, mencabut akar2 kejahatan, menghilangkan penyakit hati seperti iri hati, dengki, dan prasangka buruk.
mule skrng kamu2 pada bertekad sprti ini doong..!!! tapi,,jangan cuma bertekad doang,,usaha juga dooong.....ya nga...
Tips Biar Dapet Keuntungan Shalat
Tips bagus biar dapet keuntungan sholat. Syaratnya....
1. Tulus dan jujurya iya lah,, sholat yang kita lakuin harus ikhlas karena Allah (98:5)
2. Khusyuk (23:1)hati, pikiran, perbuatan, pokoknya semuanya harus satu fokus. yah, kalo mau belajar khusyuk minimal ngerti yang kita baca. belajar ya...!
3. Diusahakan benar-benar ngikutin kayak sholatnya nabi saw.
4. Penuhi "taget" (29:45). maksudnya...?jangan bgikuti gaya STMJ (Sholat Terus Maksiat Jalan), kalo kayak gini ya sarwana atuh...; juga jangan terjebak "definisi fiqh" tentang sholat yang katanya dimulai engan takbir dan diakiri dengan salam. nah,, itu tuh kurang banget..nget..nget...
5. Tegakkan! jangan cuma sekedar selesai memenuhi kewajiban, oke!
6. Tambahin dengan yang sunnah-sunnahnya. dengan begitu, Allah akan semakin cinta padamu. Rasakan manfaatnya!
1. Tulus dan jujurya iya lah,, sholat yang kita lakuin harus ikhlas karena Allah (98:5)
2. Khusyuk (23:1)hati, pikiran, perbuatan, pokoknya semuanya harus satu fokus. yah, kalo mau belajar khusyuk minimal ngerti yang kita baca. belajar ya...!
3. Diusahakan benar-benar ngikutin kayak sholatnya nabi saw.
4. Penuhi "taget" (29:45). maksudnya...?jangan bgikuti gaya STMJ (Sholat Terus Maksiat Jalan), kalo kayak gini ya sarwana atuh...; juga jangan terjebak "definisi fiqh" tentang sholat yang katanya dimulai engan takbir dan diakiri dengan salam. nah,, itu tuh kurang banget..nget..nget...
5. Tegakkan! jangan cuma sekedar selesai memenuhi kewajiban, oke!
6. Tambahin dengan yang sunnah-sunnahnya. dengan begitu, Allah akan semakin cinta padamu. Rasakan manfaatnya!
Isra Mi'raj
Tau gak bagaimana asal mula peristiwa Isra Miraj?
Isra Miraj terjadi pada saat nabi sedang mengalami ujian yang sangat berat.
Gimana engga? dua orang yang sangat dicintainya meninggal dunia di tahun yang sama, makanya, tahun itu disebut Tahun Kesedihan.
Ialah Khadijah, seorang isteri sekaligus pendamping setia nabi saw., sampe-sampe harta khadijah yang melimpah, habis bwt dakwahnya nabi saw.
Abu Thalib, paman Nabi saw. ini juga sangat berarti bagi nabi saw. Walaupun Abu Thalib seorang kafir quraisy, namun di kalangannya adalah orang yang disegani, sehingga tidak mungkin bisa menghabisi nabi saw.Pernah Abu Thalib menawari Nabi saw. apapun yang diinginkannya asalkan berhenti dari aktivitas dakwahnya. Namun, Nabi berkata: "Walaupun kmu bisa memindahkan matahari di tangan kananku dan bulan di sebelah kirinya, aku tidak akan meninggalkan dakwahku". Subhanallah...
Nah, dari kejadian itulah Allah SWT memanggil ke sidratul muntaha untuk menerima wahyu langsung dari Allah berupa shalat lima waktu.
So, dari kejadian Isra MIraj ada loh, yang bisa kita bawa dari surga sebagai oleh-oleh, yaitu:
1. Di saat kita, sbg manusia (dlm kasus ini nabi muhammad) sedang merasa kesulitan, jangan ambil jalan pintas yang ga berkah, inget, ALLAH MASIH BERSAMA KITA
.2. Di ujung setiap tekanan/kesulitan berlaku hukum pegas: siap melejit menuju arah sebaliknya, asal: SABAR (ulet, gigih, tekun)
3. The best of all: SHALATwhy???
- karena sholat semata-mata bwt kwuntungan kita (2:153,20:14), antara lain kesehatan kita (baca: Hembing dan Saboe)
- karena sholat dirancang khusus bwt pribadi sukses. coz, sholat itu bisa mengatur ritme hidup dari kesibukan (2:45). coba aja, setiap siang, dimanapun kita bekerja, ada istilah ishoma/lunch time. nah, dari situlah kita mencharge diri kita yang lelah. ya ngaa?
- karena sholat adalah bukti cinta. Kalo ngga cinta, ngapain kita bela-belain bwt minta tolong, ngadu, curhat, de el el kalo ngga karena cinta dan percaya?
- karena sholat itu mi'raj (baca: Jeff Lang, 'Bahkan Malaikat pun Bertanya', hal 210,212)
- karena sholat itu bukti komitmen dan loyalitas
- karena sholat itu makanan rohani.dah pada ngarti kan???
Isra Miraj terjadi pada saat nabi sedang mengalami ujian yang sangat berat.
Gimana engga? dua orang yang sangat dicintainya meninggal dunia di tahun yang sama, makanya, tahun itu disebut Tahun Kesedihan.
Ialah Khadijah, seorang isteri sekaligus pendamping setia nabi saw., sampe-sampe harta khadijah yang melimpah, habis bwt dakwahnya nabi saw.
Abu Thalib, paman Nabi saw. ini juga sangat berarti bagi nabi saw. Walaupun Abu Thalib seorang kafir quraisy, namun di kalangannya adalah orang yang disegani, sehingga tidak mungkin bisa menghabisi nabi saw.Pernah Abu Thalib menawari Nabi saw. apapun yang diinginkannya asalkan berhenti dari aktivitas dakwahnya. Namun, Nabi berkata: "Walaupun kmu bisa memindahkan matahari di tangan kananku dan bulan di sebelah kirinya, aku tidak akan meninggalkan dakwahku". Subhanallah...
Nah, dari kejadian itulah Allah SWT memanggil ke sidratul muntaha untuk menerima wahyu langsung dari Allah berupa shalat lima waktu.
So, dari kejadian Isra MIraj ada loh, yang bisa kita bawa dari surga sebagai oleh-oleh, yaitu:
1. Di saat kita, sbg manusia (dlm kasus ini nabi muhammad) sedang merasa kesulitan, jangan ambil jalan pintas yang ga berkah, inget, ALLAH MASIH BERSAMA KITA
.2. Di ujung setiap tekanan/kesulitan berlaku hukum pegas: siap melejit menuju arah sebaliknya, asal: SABAR (ulet, gigih, tekun)
3. The best of all: SHALATwhy???
- karena sholat semata-mata bwt kwuntungan kita (2:153,20:14), antara lain kesehatan kita (baca: Hembing dan Saboe)
- karena sholat dirancang khusus bwt pribadi sukses. coz, sholat itu bisa mengatur ritme hidup dari kesibukan (2:45). coba aja, setiap siang, dimanapun kita bekerja, ada istilah ishoma/lunch time. nah, dari situlah kita mencharge diri kita yang lelah. ya ngaa?
- karena sholat adalah bukti cinta. Kalo ngga cinta, ngapain kita bela-belain bwt minta tolong, ngadu, curhat, de el el kalo ngga karena cinta dan percaya?
- karena sholat itu mi'raj (baca: Jeff Lang, 'Bahkan Malaikat pun Bertanya', hal 210,212)
- karena sholat itu bukti komitmen dan loyalitas
- karena sholat itu makanan rohani.dah pada ngarti kan???
Minggu, 29 Juli 2007
DO'A - DO'A
Ya ALLAh beri kami kekuatan tuk mnuju engkau. Lindungi hati kami dari kegalauan dlm mlangkah,kraguan dlm brbuat baik,ketakutan dlm menegakkan kebenaran....amin
Ya ALLAH,brikan kami ilmu agar kami dapat mengatasi persoalan hidup, kekuatan agar kami mampu melangkah dan rezeki agar kami mampu bergerak....amin
Ya ALLAH berilah kebaikan di awal hidup kami, di tengah dan di akhir hidup kami. Wafatkan kami dalam keadaan islam dan kumpulkan kami dgn orang2 soleh....amin
Ya ALLAH,brikan kami ilmu agar kami dapat mengatasi persoalan hidup, kekuatan agar kami mampu melangkah dan rezeki agar kami mampu bergerak....amin
Ya ALLAH berilah kebaikan di awal hidup kami, di tengah dan di akhir hidup kami. Wafatkan kami dalam keadaan islam dan kumpulkan kami dgn orang2 soleh....amin
5 Tipe Manusia YG Hidupnya Slalu Menderita
Lima tipe manusia yang hidupnya slalu mndrita:
1.Manusia yg mengira klo hidup nie slalu mulus
2.Manusia yg mngira bahwa dia akan slalu mnghadapi pristiwa yg d harapkan
3.Manusia yg mengira bhwa dia akan slalu dicintai orang laen
4.Manusia yg trlalu mencintai ssuatu(bnda ato manusia lain)
5.Manusia yg nga brgantung kpd ALLAH
Jadi klo mau bahagi,,ada 5 ksiapan yg hrus dimiliki:
1.siap mnjalani hidup yg nga mulus
2.siap mnjalani pristiwa yg nga diharapin
3.siap dibenci orang
4.siap tdk trlalu mncintai benda ato manusia lain
5.siap hanya brgntung kpd ALLAH
1.Manusia yg mengira klo hidup nie slalu mulus
2.Manusia yg mngira bahwa dia akan slalu mnghadapi pristiwa yg d harapkan
3.Manusia yg mengira bhwa dia akan slalu dicintai orang laen
4.Manusia yg trlalu mencintai ssuatu(bnda ato manusia lain)
5.Manusia yg nga brgantung kpd ALLAH
Jadi klo mau bahagi,,ada 5 ksiapan yg hrus dimiliki:
1.siap mnjalani hidup yg nga mulus
2.siap mnjalani pristiwa yg nga diharapin
3.siap dibenci orang
4.siap tdk trlalu mncintai benda ato manusia lain
5.siap hanya brgntung kpd ALLAH
Jumat, 27 Juli 2007
Jaga Lisan Tuuuhhh
Lisan merupakan karunia yang sangat 'mahal' dan vital bagi manusia. Tanpa lisan, barangkali hidup bagi manusia tiada artinya. Dengan lisan, manusia dapat mengenal rasa dan dapat berbicara dengan sesama.
Dengan lisan pula manusia dapat berkomunikasi tanpa mengalami kesusahan. Selain itu, manusia bisa juga mulia dengan lisannya tersebut. Begitupun sebaliknya, manusia bisa hina karena lisannya. Hina, karena tidak bisa menggunakannya sesuai kehendak dan aturan-aturan yang ditetapkan penciptanya.
Banyak bgd hadits Rasulullah Saw. yang menganjurkan kita untuk selalu menjaga lisan. Bahkan Rasulullah juga sering mengecam orang yang tidak pandai menjaga lisannya.
Rasulullah pernah berpesan: ”Barang siapa yang diam (tidak banyak bicara) maka dia akan selamat” (H.R. At-Tarmizi).
Ada sekitar 20 jenis penyakit yang sering menjangkiti lisan manusia. Di antaranya:
-Pembicaraan yang tidak Bermanfaat
-Perdebatan dan Pertengkaran
-Suka Melaknat
-Bercanda yang Berlebihan
-Mengejek dan Mencemoohkan orang lain
-Ghibah (gosip)
-Namimah (mengadu domba)
-Memuji berlebihan
JADI,,, marilah kita jaga lisan kita dari segala 'penyakit-penyakit' yang dapat membuat kita terjerumus dalam 'kubang' dosa dan membuat kita 'terkucilkan' oleh masyarakat sekitar kita, hanya karena salah menggunakan lisan.
Dengan lisan pula manusia dapat berkomunikasi tanpa mengalami kesusahan. Selain itu, manusia bisa juga mulia dengan lisannya tersebut. Begitupun sebaliknya, manusia bisa hina karena lisannya. Hina, karena tidak bisa menggunakannya sesuai kehendak dan aturan-aturan yang ditetapkan penciptanya.
Banyak bgd hadits Rasulullah Saw. yang menganjurkan kita untuk selalu menjaga lisan. Bahkan Rasulullah juga sering mengecam orang yang tidak pandai menjaga lisannya.
Rasulullah pernah berpesan: ”Barang siapa yang diam (tidak banyak bicara) maka dia akan selamat” (H.R. At-Tarmizi).
Ada sekitar 20 jenis penyakit yang sering menjangkiti lisan manusia. Di antaranya:
-Pembicaraan yang tidak Bermanfaat
-Perdebatan dan Pertengkaran
-Suka Melaknat
-Bercanda yang Berlebihan
-Mengejek dan Mencemoohkan orang lain
-Ghibah (gosip)
-Namimah (mengadu domba)
-Memuji berlebihan
JADI,,, marilah kita jaga lisan kita dari segala 'penyakit-penyakit' yang dapat membuat kita terjerumus dalam 'kubang' dosa dan membuat kita 'terkucilkan' oleh masyarakat sekitar kita, hanya karena salah menggunakan lisan.
Penting Buat Kita-kita
Shalat Istikharah adalah shalat sunnah 2 (dua) rakaat yang dilakukan ketika seseorang ragu dalam memilih dua perkara atau lebih. Juga, ketika seseorang mengahadapi permasalahan penting dalam memilih suatu keputusan yang berdampak besar. Dengan shalat itu, seseorang dianjurkan agar meminta petunjuk atau bimbingan Allah supaya keputusan yang diambil nantinya tidak salah.
istikharah berakar dari kata 'khiyarah' (pilihan). Adapun wazan (timbangan) istikharah dalam ilmu sharf adalah 'istaf ’ala', yang memiliki maksud 'lit thalab' (permohonan). Adapun di sini, istikharah berarti thalab al-khiyarah min Allah, yaitu usaha untuk mendapatkan sesuatu yang terbaik dengan cara memohon petunjuk kepada Allah lewat shalat. Tidak salah bila istikharah itu bersifat spiritual, yakni usaha yang sepenuhnya bersifat rohaniah. Soal istikharah ini, kanjeng nabi Saw bertutur, “Apabila salah seorang di antara kalian berniat melakukan suatu urusan, hendaklah dia shalat dua rakaat yang bukan fardlu kemudian hendaklah dia berdoa". Berdasarkan hadits ini, Imam Nawawi berkomentar, bahwa “ shalat istikarah disunnahkan di segala kondisi
Adapun tata cara shalatnya tidak jauh berbeda dengan shalat sunnah lainnya. Perbedaannya hanya terletak ketika selesai shalat, orang yang bersangkutan disuruh membaca doa istikharah yang intinya berisi permohonan kepada Allah Swt., agar ia diberikan sesuatu yang terbaik untuk kepentingan jangka pendek (dunia) maupun jangka panjang (akhirat). Berdasarkan hadits itu pula, seorang muslim, menurut Imam Syaukani, tidak boleh meremehkan sesuatu perkara dan mengabaikan istikharah. Kenapa? Sebab, banyak sekali terjadi kasus kecil yang diremehkan atau disepelekan, namun ketika diambil atau dtinggalkan, justru menimbulkan bahaya besar di kemudian hari.
istikharah berakar dari kata 'khiyarah' (pilihan). Adapun wazan (timbangan) istikharah dalam ilmu sharf adalah 'istaf ’ala', yang memiliki maksud 'lit thalab' (permohonan). Adapun di sini, istikharah berarti thalab al-khiyarah min Allah, yaitu usaha untuk mendapatkan sesuatu yang terbaik dengan cara memohon petunjuk kepada Allah lewat shalat. Tidak salah bila istikharah itu bersifat spiritual, yakni usaha yang sepenuhnya bersifat rohaniah. Soal istikharah ini, kanjeng nabi Saw bertutur, “Apabila salah seorang di antara kalian berniat melakukan suatu urusan, hendaklah dia shalat dua rakaat yang bukan fardlu kemudian hendaklah dia berdoa". Berdasarkan hadits ini, Imam Nawawi berkomentar, bahwa “ shalat istikarah disunnahkan di segala kondisi
Adapun tata cara shalatnya tidak jauh berbeda dengan shalat sunnah lainnya. Perbedaannya hanya terletak ketika selesai shalat, orang yang bersangkutan disuruh membaca doa istikharah yang intinya berisi permohonan kepada Allah Swt., agar ia diberikan sesuatu yang terbaik untuk kepentingan jangka pendek (dunia) maupun jangka panjang (akhirat). Berdasarkan hadits itu pula, seorang muslim, menurut Imam Syaukani, tidak boleh meremehkan sesuatu perkara dan mengabaikan istikharah. Kenapa? Sebab, banyak sekali terjadi kasus kecil yang diremehkan atau disepelekan, namun ketika diambil atau dtinggalkan, justru menimbulkan bahaya besar di kemudian hari.
Jumat, 20 Juli 2007
Pengalaman Orang-orang
Manusia biasanya gagal ketika mreka brada d ambang kesuksesan...JADI...waspadalah di akhir perjuangan,sebagaimana ketika wspada di awal prjuangan,,,MAKA....nga akan ada kegagalan...
TAPI....nga mungkin kita nga prnah mrasakn kegagalan,,sdikit bnyk kita psti prnah mrasakn kegagalan....BUT LG....kita harus brusaha meminimalisir kegagalan trsbt.....
TAPI....nga mungkin kita nga prnah mrasakn kegagalan,,sdikit bnyk kita psti prnah mrasakn kegagalan....BUT LG....kita harus brusaha meminimalisir kegagalan trsbt.....
Pesan-Pesan Keren Punya
Kekurangan kita lah yg mnybabkan bgitu bnyk luka d dunia,,,NAMUN..... kekurangan juga yg mmbuat kita mrasakan kerendahan hati yg mngarah pd rasa syukur,,yg mngrh pd kemuliaan...
Mnjadi remaja brarti tlah brani mngmbl resiko2 dlm hidup,,,jatuh,,bangkit,,dan blajar dr ksalahan,,,kemudian.....Melangkah maju lagi...JANGAN PUTUS ASA....SEMANGAT YAAA...
Dalam menjalani kehidupan,,,pasti ada tantangan,,,& tantangan tu harus kita hadapi supaya kita bsa brkembang....Bayangin aj klo hidup nie nga da tantangan .....trasa hambar bkn...
Mnjadi remaja brarti tlah brani mngmbl resiko2 dlm hidup,,,jatuh,,bangkit,,dan blajar dr ksalahan,,,kemudian.....Melangkah maju lagi...JANGAN PUTUS ASA....SEMANGAT YAAA...
Dalam menjalani kehidupan,,,pasti ada tantangan,,,& tantangan tu harus kita hadapi supaya kita bsa brkembang....Bayangin aj klo hidup nie nga da tantangan .....trasa hambar bkn...
Rabu, 18 Juli 2007
Berbagi Hikmah Dari Kejadian
Terkadang perkataan yg halus saja bisa mmbuat orng laen kesellll...apalagi prktaan yg kasar/ nga bae,,,didukung lg orng laen tsbt kurang deket ma kita,,ato baru mo deket ma qta...
emang mungkin dlm pikiran qta,,prkataan yg qta ucapin,dah bener,baik ato biasa2 aja..
TAPI,,,dlm pikiran orng laen ,, mungkin prkataan ituw bisa bikin orng trsbt sakit hati....
Tidak mnutup kmungkinan orng laen tsbt sebenarnya mengagumi kita,ato memandang qta orng bae,,,tetep aja qta harus bener2 njaga prkataan kita ma siapapun....
Apalagi bagi mreka yg mungkin cuma brtman lewat sms,e-mail, ato message dan testi di friendster(fs)....
mreka yg mungkin mnjlin tali silaturrahmi dgn cara di atas,,sbaiknya slalu brhati2 supaya lawan bicaranya nga salah paham.....
CONTOH: si B ngirim pesen ke si A "Eh,buku yg kmrn aq beliin keren kan!!,,siapa duluw dong yg beliii...!!!" trus si A njawab "Bagus??....bagus dari hongkong...!!!...kynya nga deh,,,!!!
Mungkin maksud si A becanda...TAPI,,,,,bukannya nga mungkin kalo2 si B sakit hati ato trsinggung...
Mungkin akn lebih baik,,klo di akhir pesen/messagenya,,si A nambahin sdikit bumbu becanda,,,,kaya'......"hahahaha" ato "bcanda,bcanda" ato "just kidding" ato apalah....
mungkin bisa dipastikan/ insya Allah si B nga marah ma si A .....................wallahua'lam
emang mungkin dlm pikiran qta,,prkataan yg qta ucapin,dah bener,baik ato biasa2 aja..
TAPI,,,dlm pikiran orng laen ,, mungkin prkataan ituw bisa bikin orng trsbt sakit hati....
Tidak mnutup kmungkinan orng laen tsbt sebenarnya mengagumi kita,ato memandang qta orng bae,,,tetep aja qta harus bener2 njaga prkataan kita ma siapapun....
Apalagi bagi mreka yg mungkin cuma brtman lewat sms,e-mail, ato message dan testi di friendster(fs)....
mreka yg mungkin mnjlin tali silaturrahmi dgn cara di atas,,sbaiknya slalu brhati2 supaya lawan bicaranya nga salah paham.....
CONTOH: si B ngirim pesen ke si A "Eh,buku yg kmrn aq beliin keren kan!!,,siapa duluw dong yg beliii...!!!" trus si A njawab "Bagus??....bagus dari hongkong...!!!...kynya nga deh,,,!!!
Mungkin maksud si A becanda...TAPI,,,,,bukannya nga mungkin kalo2 si B sakit hati ato trsinggung...
Mungkin akn lebih baik,,klo di akhir pesen/messagenya,,si A nambahin sdikit bumbu becanda,,,,kaya'......"hahahaha" ato "bcanda,bcanda" ato "just kidding" ato apalah....
mungkin bisa dipastikan/ insya Allah si B nga marah ma si A .....................wallahua'lam
Bukan Sembarang Cerita
Nga smua yg kamu lihat n kmu rasa baik,,,itu smua baik mnurut Allah...begitu jga sbaliknya...
nie adlh sbuah cerpen yg insya Allah gampang di pahami n di ambil maknanya
Pada suatu pagi yg cerah,,ada pnjual tape yg sedang jalan mnuju terminal.. rumah tu pnjual, agak jauh dari pasar tmpat dia jualan,, jd dia harus naik bis di terminal supaya dia bisa prgi k pasar,,, TETAPI............
OOoo....apa yg terjadi......terrrjadilah...(tu ktnya sbuah lagu).......
apa yg trjadi ???
di tengah prjalanan k trminal,,, dia trsandung batu,,,dan alhasil,,jualannya tumpah kabeh....(jawa pa sunda ni yaa).....yaudah penjual tu,,nga bsa jualan,,,dia sedih,marah,kesel,,bcampur jd 2,,eh,salah..jd 1........
TAPI...........
dlm wkt yg brsamaan,,dia denger kabar,,klo,,bis yg biasa dia naikin buat prgi k pasar,tumpah ke jurang,,alias KECELAKAAN....dan sedikitnya 3 orang meninggal dan puluhan lainnya luka2 (alaaah kaya' berita2 di TV aja )........
mndengar kabar tsbt....si pedagang mnangis skaligus bersyukur kpd Allah......hiks,hiks,, (jd kut sdih).....
INTINYA buat kita2 yg dlm masa2 nyari univ.....jgn langsung sedih kalo misalnya nga ktrima di univ yg qta pengenin..... ambil aj hikmahnya,,mungkin qta kuran giat blajarnya,,mngkin qta kurang ibadahnya,, ATO mngkin Allah masih sayang ma qta,krna mngkin univ yg qta idam-idamin tuwh, ada ajaran sesatttttnya,,,hiiiii,,,ato banyak premannyaaa,,hhiihii,,atut.... ya nga seeeh??.........wallahua'lam
nie adlh sbuah cerpen yg insya Allah gampang di pahami n di ambil maknanya
Pada suatu pagi yg cerah,,ada pnjual tape yg sedang jalan mnuju terminal.. rumah tu pnjual, agak jauh dari pasar tmpat dia jualan,, jd dia harus naik bis di terminal supaya dia bisa prgi k pasar,,, TETAPI............
OOoo....apa yg terjadi......terrrjadilah...(tu ktnya sbuah lagu).......
apa yg trjadi ???
di tengah prjalanan k trminal,,, dia trsandung batu,,,dan alhasil,,jualannya tumpah kabeh....(jawa pa sunda ni yaa).....yaudah penjual tu,,nga bsa jualan,,,dia sedih,marah,kesel,,bcampur jd 2,,eh,salah..jd 1........
TAPI...........
dlm wkt yg brsamaan,,dia denger kabar,,klo,,bis yg biasa dia naikin buat prgi k pasar,tumpah ke jurang,,alias KECELAKAAN....dan sedikitnya 3 orang meninggal dan puluhan lainnya luka2 (alaaah kaya' berita2 di TV aja )........
mndengar kabar tsbt....si pedagang mnangis skaligus bersyukur kpd Allah......hiks,hiks,, (jd kut sdih).....
INTINYA buat kita2 yg dlm masa2 nyari univ.....jgn langsung sedih kalo misalnya nga ktrima di univ yg qta pengenin..... ambil aj hikmahnya,,mungkin qta kuran giat blajarnya,,mngkin qta kurang ibadahnya,, ATO mngkin Allah masih sayang ma qta,krna mngkin univ yg qta idam-idamin tuwh, ada ajaran sesatttttnya,,,hiiiii,,,ato banyak premannyaaa,,hhiihii,,atut.... ya nga seeeh??.........wallahua'lam
Senin, 16 Juli 2007
pesan minggu ini
Bangunlah kepercayaan dalam diri,,jangan karena penampilan fisik, ,tetapi iman-mu lah yang akan memancarkan kharisma dirimu.(ESQ)
Kamu bisa mencinta orang lain tanpa memimpin mereka,,tetapi kamu nga kan bisa memimpin orang lain tanpa mencintai mereka.(ESQ)
Kamu bisa mencinta orang lain tanpa memimpin mereka,,tetapi kamu nga kan bisa memimpin orang lain tanpa mencintai mereka.(ESQ)
Minggu, 15 Juli 2007
Afwan
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Kami disini ingin meminta maap yang sebesar-besarnya apabila banyak terdapat kesalahan dalam mengelola blog kami,,disini kami baru pertama kali membuat blog,,untuk itulah mohon dimaklumi,,,,kami tidak hanya mengharapkan para pembaca untuk mengamalkan isi ato artikel yg terdapat dalam blog kami,,tetapi kamipun berusaha untuk mencapai apa yang telah tertulis dalam blog kami,,memang,,itu semua terlihat sulit,tapi asal kita punya niat dan kemauan yang tinggi,insya allah kita dapat mencapainya,,kamipun belum sepenuhnya menguasai dan mengamalkan apa yang telah tertulis dalam blog ini,,oleh karena itulah kita saling mengingatkan untuk selalu ingat pada Allah SWT dimanapun kita berada,,
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Kami disini ingin meminta maap yang sebesar-besarnya apabila banyak terdapat kesalahan dalam mengelola blog kami,,disini kami baru pertama kali membuat blog,,untuk itulah mohon dimaklumi,,,,kami tidak hanya mengharapkan para pembaca untuk mengamalkan isi ato artikel yg terdapat dalam blog kami,,tetapi kamipun berusaha untuk mencapai apa yang telah tertulis dalam blog kami,,memang,,itu semua terlihat sulit,tapi asal kita punya niat dan kemauan yang tinggi,insya allah kita dapat mencapainya,,kamipun belum sepenuhnya menguasai dan mengamalkan apa yang telah tertulis dalam blog ini,,oleh karena itulah kita saling mengingatkan untuk selalu ingat pada Allah SWT dimanapun kita berada,,
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Menimbang Derajad Diri di Sisi Allah
Rasulullah Saw bersabda, "Siapa yang ingin mengetahui kedudukannya di sisi Allah, maka hendaknya memperhatikan bagaimana kedudukan Allah dalam hatinya. Maka sesungguhnya Allah menepatkan (mendudukan) hamba-Nya, sebagaimana hamba itu mendudukan Allah dalam jiwanya (hatinya)".
Sabtu, 14 Juli 2007
Jadilah Seperti Lebah
bandingkanlah apa yang dilakukan lebah dengan apa yang seharusnya dilakukan seorang mukmin, seperti berikut ini:
Hinggap di tempat yang bersih dan menyerap hanya yang bersih.
Lebah hanya hinggap di tempat-tempat pilihan. Dia sangat jauh berbeda dengan lalat. Serangga yang terakhir amat mudah ditemui di tempat sampah, kotoran, dan tempat-tempat yang berbau busuk. Tapi lebah, ia hanya akan mendatangi bunga-bunga atau buah-buahan atau tempat-tempat bersih lainnya yang mengandung bahan madu atau nektar.
Begitulah pula sifat seorang mukmin. Allah swt. berfirman:
Hai manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan adalah musuh yang nyata bagimu. (Al-Baqarah: 168)
(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al-Qur’an), mereka itulah orang-orang yang beruntung. (Al-A’raf: 157)
Karenanya, jika ia mendapatkan amanah dia akan menjaganya dengan sebaik-baiknya. Ia tidak akan melakukan korupsi, pencurian, penyalahgunaan wewenang, manipulasi, penipuan, dan dusta. Sebab, segala kekayaan hasil perbuatan-perbuatan tadi adalah merupakan khabaits (kebusukan).
Mengeluarkan yang bersih.
Siapa yang tidak kenal madu lebah. Semuanya tahu bahwa madu mempunyai khasiat untuk kesehatan manusia. Tapi dari organ tubuh manakah keluarnya madu itu? Itulah salah satu keistimewaan lebah. Dia produktif dengan kebaikan, bahkan dari organ tubuh yang pada binatang lain hanya melahirkan sesuatu yang menjijikan. Belakangan, ditemukan pula produk lebah selain madu yang juga diyakini mempunyai khasiat tertentu untuk kesehatan: liurnya!
Seorang mukmin adalah orang yang produktif dengan kebajikan. “Hai orang-orang yang beriman, rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Rabbmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.” (Al-Hajj: 77)
Al-khair adalah kebaikan atau kebajikan. Akan tetapi al-khair dalam ayat di atas bukan merujuk pada kebaikan dalam bentuk ibadah ritual. Sebab, perintah ke arah ibadah ritual sudah terwakili dengan kalimat “rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Rabbmu” (irka’u, wasjudu, wa’budu rabbakum). Al-khair di dalam ayat itu justru bermakna kebaikan atau kebajikan yang buahnya dirasakan oleh manusia dan makhluk lainnya.
Segala yang keluar dari dirinya adalah kebaikan. Hatinya jauh dari prasangka buruk, iri, dengki; lidahnya tidak mengeluarkan kata-kata kecuali yang baik; perilakunya tidak menyengsarakan orang lain melainkan justru membahagiakan; hartanya bermanfaat bagi banyak manusia; kalau dia berkuasa atau memegang amanah tertentu, dimanfaatkannya untuk sebesar-besar kemanfaat manusia.
Tidak pernah merusak
Seperti yang disebutkan dalam hadits yang sedang kita bahas ini, lebah tidak pernah merusak atau mematahkan ranting yang dia hinggapi. Begitulah seorang mukmin. Dia tidak pernah melakukan perusakan dalam hal apa pun: baik material maupun nonmaterial. Bahkan dia selalu melakukan perbaikan-perbaikan terhadap yang dilakukan orang lain dengan cara-cara yang tepat. Dia melakukan perbaikan akidah, akhlak, dan ibadah dengan cara berdakwah. Mengubah kezaliman apa pun bentuknya dengan cara berusaha menghentikan kezaliman itu. Jika kerusakan terjadi akibat korupsi, ia memberantasnya dengan menjauhi perilaku buruk itu dan mengajukan koruptor ke pengadilan.
Bekerja keras
Lebah adalah pekerja keras. Ketika muncul pertama kali dari biliknya (saat “menetas”), lebah pekerja membersihkan bilik sarangnya untuk telur baru dan setelah berumur tiga hari ia memberi makan larva, dengan membawakan serbuk sari madu. Dan begitulah, hari-harinya penuh semangat berkarya dan beramal. Bukankah Allah pun memerintahkan umat mukmin untuk bekerja keras? “Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.” (Alam Nasyrah: 7)
Kerja keras dan semangat pantang kendur itu lebih dituntut lagi dalam upaya menegakkan keadilan. Karena, meskipun memang banyak yang cinta keadilan, namun kebanyakan manusia –kecuali yang mendapat rahmat Allah– tidak suka jika dirinya “dirugikan” dalam upaya penegakkan keadilan.
Bekerja secara jama’i dan tunduk pada satu pimpinan
Lebah selalu hidup dalam koloni besar, tidak pernah menyendiri. Mereka pun bekerja secara kolektif, dan masing-masing mempunyai tugas sendiri-sendiri. Ketika mereka mendapatkan sumber sari madu, mereka akan memanggil teman-temannya untuk menghisapnya. Demikian pula ketika ada bahaya, seekor lebah akan mengeluarkan feromon (suatu zat kimia yang dikeluarkan oleh binatang tertentu untuk memberi isyarat tertentu) untuk mengudang teman-temannya agar membantu dirinya. Itulah seharusnya sikap orang-orang beriman. “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (Ash-Shaff: 4)
Tidak pernah melukai kecuali kalau diganggu
Lebah tidak pernah memulai menyerang. Ia akan menyerang hanya manakala merasa terganggu atau terancam. Dan untuk mempertahankan “kehormatan” umat lebah itu, mereka rela mati dengan melepas sengatnya di tubuh pihak yang diserang. Sikap seorang mukmin: musuh tidak dicari. Tapi jika ada, tidak lari.
Itulah beberapa karakter lebah yang patut ditiru oleh orang-orang beriman. Bukanlah sia-sia Allah menyebut-nyebut dan mengabadikan binatang kecil itu dalam Al-Quran sebagai salah satu nama surah: An-Nahl. Allahu a’lam.
Hinggap di tempat yang bersih dan menyerap hanya yang bersih.
Lebah hanya hinggap di tempat-tempat pilihan. Dia sangat jauh berbeda dengan lalat. Serangga yang terakhir amat mudah ditemui di tempat sampah, kotoran, dan tempat-tempat yang berbau busuk. Tapi lebah, ia hanya akan mendatangi bunga-bunga atau buah-buahan atau tempat-tempat bersih lainnya yang mengandung bahan madu atau nektar.
Begitulah pula sifat seorang mukmin. Allah swt. berfirman:
Hai manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan adalah musuh yang nyata bagimu. (Al-Baqarah: 168)
(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al-Qur’an), mereka itulah orang-orang yang beruntung. (Al-A’raf: 157)
Karenanya, jika ia mendapatkan amanah dia akan menjaganya dengan sebaik-baiknya. Ia tidak akan melakukan korupsi, pencurian, penyalahgunaan wewenang, manipulasi, penipuan, dan dusta. Sebab, segala kekayaan hasil perbuatan-perbuatan tadi adalah merupakan khabaits (kebusukan).
Mengeluarkan yang bersih.
Siapa yang tidak kenal madu lebah. Semuanya tahu bahwa madu mempunyai khasiat untuk kesehatan manusia. Tapi dari organ tubuh manakah keluarnya madu itu? Itulah salah satu keistimewaan lebah. Dia produktif dengan kebaikan, bahkan dari organ tubuh yang pada binatang lain hanya melahirkan sesuatu yang menjijikan. Belakangan, ditemukan pula produk lebah selain madu yang juga diyakini mempunyai khasiat tertentu untuk kesehatan: liurnya!
Seorang mukmin adalah orang yang produktif dengan kebajikan. “Hai orang-orang yang beriman, rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Rabbmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.” (Al-Hajj: 77)
Al-khair adalah kebaikan atau kebajikan. Akan tetapi al-khair dalam ayat di atas bukan merujuk pada kebaikan dalam bentuk ibadah ritual. Sebab, perintah ke arah ibadah ritual sudah terwakili dengan kalimat “rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Rabbmu” (irka’u, wasjudu, wa’budu rabbakum). Al-khair di dalam ayat itu justru bermakna kebaikan atau kebajikan yang buahnya dirasakan oleh manusia dan makhluk lainnya.
Segala yang keluar dari dirinya adalah kebaikan. Hatinya jauh dari prasangka buruk, iri, dengki; lidahnya tidak mengeluarkan kata-kata kecuali yang baik; perilakunya tidak menyengsarakan orang lain melainkan justru membahagiakan; hartanya bermanfaat bagi banyak manusia; kalau dia berkuasa atau memegang amanah tertentu, dimanfaatkannya untuk sebesar-besar kemanfaat manusia.
Tidak pernah merusak
Seperti yang disebutkan dalam hadits yang sedang kita bahas ini, lebah tidak pernah merusak atau mematahkan ranting yang dia hinggapi. Begitulah seorang mukmin. Dia tidak pernah melakukan perusakan dalam hal apa pun: baik material maupun nonmaterial. Bahkan dia selalu melakukan perbaikan-perbaikan terhadap yang dilakukan orang lain dengan cara-cara yang tepat. Dia melakukan perbaikan akidah, akhlak, dan ibadah dengan cara berdakwah. Mengubah kezaliman apa pun bentuknya dengan cara berusaha menghentikan kezaliman itu. Jika kerusakan terjadi akibat korupsi, ia memberantasnya dengan menjauhi perilaku buruk itu dan mengajukan koruptor ke pengadilan.
Bekerja keras
Lebah adalah pekerja keras. Ketika muncul pertama kali dari biliknya (saat “menetas”), lebah pekerja membersihkan bilik sarangnya untuk telur baru dan setelah berumur tiga hari ia memberi makan larva, dengan membawakan serbuk sari madu. Dan begitulah, hari-harinya penuh semangat berkarya dan beramal. Bukankah Allah pun memerintahkan umat mukmin untuk bekerja keras? “Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.” (Alam Nasyrah: 7)
Kerja keras dan semangat pantang kendur itu lebih dituntut lagi dalam upaya menegakkan keadilan. Karena, meskipun memang banyak yang cinta keadilan, namun kebanyakan manusia –kecuali yang mendapat rahmat Allah– tidak suka jika dirinya “dirugikan” dalam upaya penegakkan keadilan.
Bekerja secara jama’i dan tunduk pada satu pimpinan
Lebah selalu hidup dalam koloni besar, tidak pernah menyendiri. Mereka pun bekerja secara kolektif, dan masing-masing mempunyai tugas sendiri-sendiri. Ketika mereka mendapatkan sumber sari madu, mereka akan memanggil teman-temannya untuk menghisapnya. Demikian pula ketika ada bahaya, seekor lebah akan mengeluarkan feromon (suatu zat kimia yang dikeluarkan oleh binatang tertentu untuk memberi isyarat tertentu) untuk mengudang teman-temannya agar membantu dirinya. Itulah seharusnya sikap orang-orang beriman. “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (Ash-Shaff: 4)
Tidak pernah melukai kecuali kalau diganggu
Lebah tidak pernah memulai menyerang. Ia akan menyerang hanya manakala merasa terganggu atau terancam. Dan untuk mempertahankan “kehormatan” umat lebah itu, mereka rela mati dengan melepas sengatnya di tubuh pihak yang diserang. Sikap seorang mukmin: musuh tidak dicari. Tapi jika ada, tidak lari.
Itulah beberapa karakter lebah yang patut ditiru oleh orang-orang beriman. Bukanlah sia-sia Allah menyebut-nyebut dan mengabadikan binatang kecil itu dalam Al-Quran sebagai salah satu nama surah: An-Nahl. Allahu a’lam.
Ilmu Ikhlas
Assalamualaikum wr. wb
apa sich ikhlas itu?
sebuah kata yang sangat sering kita dengar dan kita ucapkan tapi, apakah kita tau apa arti kata tersebut dengan sebenar-benarnya? ataukah hanya sebagai ucapan manis di bibir belaka agar orang yang kita ajak bicara lebih yakin pada kita?
sejak dahulu aku dah berusaha untuk mencari dan menemukan arti dari kata yang sederhana tersebut tapi sangat mendalam maknanya.
klo temen2 sekalian ada yang bisa membantu qu tolong sampaikan pada q.
terima kasih banyak pada sahabat yang mau membantu q
wassalamuialaium wr. wb
apa sich ikhlas itu?
sebuah kata yang sangat sering kita dengar dan kita ucapkan tapi, apakah kita tau apa arti kata tersebut dengan sebenar-benarnya? ataukah hanya sebagai ucapan manis di bibir belaka agar orang yang kita ajak bicara lebih yakin pada kita?
sejak dahulu aku dah berusaha untuk mencari dan menemukan arti dari kata yang sederhana tersebut tapi sangat mendalam maknanya.
klo temen2 sekalian ada yang bisa membantu qu tolong sampaikan pada q.
terima kasih banyak pada sahabat yang mau membantu q
wassalamuialaium wr. wb
Langganan:
Postingan (Atom)
